Inspirasi dari Bacaan Menjadi Karya, KKN Tematik Literasi UNHAS Hadirkan Program PENA (Penulisan berdasarkan Bacaan) untuk Asah Kreativitas Siswa SDN No. 110 Inpres Mattompodalle
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 melaksanakan salah satu program unggulannya, PENA (Penulisan berdasarkan Bacaan), di SDN No. 110 Inpres Mattompodalle, Kelurahan Parangluara, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pembelajaran literasi yang telah dilaksanakan selama beberapa pekan sebagai upaya menumbuhkan kemampuan membaca, memahami, dan mengekspresikan gagasan melalui karya tulis.
Program KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 ini merupakan bagian dari upaya penguatan budaya literasi yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Pelaksanaan program juga berada dalam arahan dan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin, Saharuddin, S.IP., M.Si., yang turut memberikan dukungan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa di lokasi KKN.
Program PENA merupakan program kerja yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116. Dalam pelaksanaannya, program ini berada di bawah tanggung jawab Annisa Pratiwi Hanafie Putri, mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yang mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan mulai dari tahap perencanaan, penyusunan materi, hingga pendampingan siswa selama proses menulis cerita.
Program PENA menyasar siswa kelas IV, V, dan VI. Pemilihan sasaran tersebut didasarkan pada kemampuan literasi dasar yang telah dimiliki peserta didik pada jenjang tersebut. Siswa kelas tinggi sekolah dasar dinilai telah memiliki kemampuan membaca pemahaman dan menulis yang lebih berkembang, sehingga mampu mengolah informasi dari buku bacaan menjadi sebuah cerita baru melalui ide, imajinasi, dan kreativitas mereka sendiri.
Sebelum pelaksanaan praktik menulis, mahasiswa KKN telah memberikan serangkaian materi mengenai unsur-unsur cerita, teknik mengembangkan ide, serta pendampingan membaca berbagai buku bacaan yang tersedia di perpustakaan sekolah. Setelah memperoleh bekal tersebut selama beberapa kali pertemuan, siswa diajak menuangkan pemahaman dan imajinasi mereka ke dalam sebuah cerita orisinal yang terinspirasi dari buku-buku yang telah dibaca.
Kegiatan berlangsung secara bersamaan dengan melibatkan tiga kelas sekaligus, yaitu kelas IV, V, dan VI. Selama proses penulisan, mahasiswa KKN mendampingi siswa dalam menyusun alur cerita, mengembangkan tokoh, serta memilih diksi yang sesuai agar setiap karya tetap mencerminkan kreativitas dan pemahaman masing-masing peserta. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka dalam menuangkan ide ke dalam tulisan serta aktif berdiskusi bersama mahasiswa ketika mengalami kesulitan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya peserta, beberapa siswa dipilih sebagai perwakilan untuk maju ke depan kelas membacakan cerita yang telah mereka tulis. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan hasil belajar, tetapi juga melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta rasa percaya diri siswa di hadapan teman-temannya. Beragam cerita yang dibacakan memperlihatkan bagaimana setiap peserta mampu mengembangkan satu bacaan menjadi karya dengan sudut pandang dan imajinasi yang berbeda.
Pelaksanaan Program PENA sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), melalui penguatan budaya literasi yang tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berkreasi, dan mengomunikasikan gagasan dalam bentuk tulisan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa.
Melalui Program PENA, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin berharap dapat menumbuhkan kebiasaan membaca yang diikuti dengan kemampuan menulis sebagai bentuk refleksi atas bacaan. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis sederhana yang lahir dari pemahaman, imajinasi, dan pengalaman belajar mereka sendiri.
