Dinilai Kurang Etis, Pejabat Publik Diharapkan Kedepankan Komunikasi Santun Saat Hadapi Wartawan

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Spread the love

KARAWANG — Sikap dan cara berkomunikasi pejabat publik kembali menjadi perhatian setelah muncul pemberitaan mengenai ucapan Camat Rengasdengklok terhadap seorang wartawan saat proses konfirmasi terkait penanganan stunting.

Dalam menjalankan tugasnya, wartawan memiliki peran penting untuk mencari, mengonfirmasi, dan menguji informasi sebelum disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan saling menghormati antara pejabat publik dan insan pers menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas informasi publik.

Ucapan “siamah bedegong” yang disebut dilontarkan dalam percakapan tersebut dinilai kurang etis dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Terlepas dari perbedaan pandangan maupun ketidaknyamanan yang mungkin muncul selama proses konfirmasi, pejabat publik diharapkan tetap mengedepankan bahasa yang santun dan profesional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai pelayan masyarakat, pejabat publik perlu bersikap terbuka terhadap berbagai pertanyaan, termasuk pertanyaan kritis dari wartawan. Hal tersebut bukan berarti setiap pertanyaan harus disetujui, melainkan perlu ditanggapi secara proporsional, dengan bahasa yang baik dan sesuai konteks.

Di sisi lain, komunikasi antara wartawan dan pejabat juga perlu dibangun atas dasar saling menghargai. Apabila terdapat pertanyaan yang dianggap kurang tepat atau terjadi kesalahpahaman, persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan melalui dialog yang baik tanpa harus melontarkan ucapan yang berpotensi menyinggung pihak lain.

Penyelesaian secara kekeluargaan dapat menjadi jalan untuk meredakan persoalan. Dengan komunikasi yang terbuka, masing-masing pihak dapat menyampaikan pandangan dan menjelaskan duduk persoalan tanpa memperkeruh keadaan.

Dalam konteks pelayanan publik, etika komunikasi bukan sekadar persoalan sopan santun, melainkan juga bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Begitu pula insan pers yang memiliki tanggung jawab menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Persoalan ini diharapkan dapat disikapi dengan kepala dingin oleh semua pihak. Klarifikasi dan dialog menjadi langkah penting agar perbedaan yang terjadi tidak berkembang menjadi persoalan berkepanjangan serta hubungan antara pemerintah kecamatan dan insan pers tetap terjaga.

Pada prinsipnya, pelayanan publik yang baik membutuhkan keterbukaan terhadap pertanyaan, komunikasi yang santun, serta kesediaan menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.

Redaksi Membuka Ruang Klarifikasi dan Hak Jawab

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih membuka ruang bagi Camat Rengasdengklok untuk menyampaikan klarifikasi, tanggapan, maupun hak jawab terkait persoalan tersebut.

Sampai saat ini, pihak Camat Rengasdengklok belum memberikan keterangan kepada redaksi. Redaksi tetap menunggu dan mempersilakan pihak kecamatan untuk menghubungi redaksi apabila hendak memberikan penjelasan atau menyampaikan hak jawab.

Redaksi berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang dan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan keterangan. Setiap klarifikasi atau hak jawab yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai dengan prinsip dan ketentuan jurnalistik yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel kompasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Aroma Mafia LPG Subsidi Tercium di Grogol Sukoharjo, Nama DN dan RMT Ikut Mencuat !!*
KEPALA DISNAKERTRANS KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN
DIDUGA ALAMI PENYEMPITAN, ALIRAN SUNGAI BONO TAPUNG DIKEPUNG PERKEBUNAN SAWIT, PEMERINTAH DIMINTA BONGKAR LEGALITAS DAN BATAS SEMPADAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN
KEPALA DISPERKIMTAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98
*Diduga Jual Miras Ilegal, Ester Nyatakan Tegas: “Sudah Atensi ke Polres dan Kodim Salatiga”*
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Rohul Tampilkan Drama Kolosal dan Apresiasi Prestasi Pelajar
Semarakkan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Yayasan Jaya Artasena Keluarga Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah Gratis
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 04:04 WIB

*Aroma Mafia LPG Subsidi Tercium di Grogol Sukoharjo, Nama DN dan RMT Ikut Mencuat !!*

Minggu, 1 November 2026 - 11:24 WIB

KEPALA DISNAKERTRANS KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12 WIB

DIDUGA ALAMI PENYEMPITAN, ALIRAN SUNGAI BONO TAPUNG DIKEPUNG PERKEBUNAN SAWIT, PEMERINTAH DIMINTA BONGKAR LEGALITAS DAN BATAS SEMPADAN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:10 WIB

KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:57 WIB

KEPALA DISPERKIMTAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98

Berita Terbaru