KARAWANG, KOMPASMERDEKA9.COM — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Kabupaten Karawang, Daman Huri, mengimbau seluruh anggota APPI untuk tetap menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Imbauan tersebut disampaikan Daman menyikapi tahapan Pilkades yang mulai memasuki momentum penting, termasuk penetapan calon kepala desa dan pengambilan nomor urut. Pada periode Pilkades serentak kali ini, tercatat sebanyak 67 desa di Kabupaten Karawang yang mengikuti pesta demokrasi tingkat desa.
Menurut Daman, meningkatnya dinamika politik di tingkat desa harus diiringi dengan sikap profesional dari insan pers. Wartawan, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang faktual, berimbang, dan tidak menjadi bagian dari kepentingan politik praktis.
“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers harus berada di posisi netral dan independen. Jangan sampai ada anggota APPI yang terlibat politik praktis atau berpihak kepada salah satu calon,” ujar Daman.
Ia menegaskan, seluruh anggota APPI Karawang harus berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam setiap kegiatan peliputan Pilkades.
Daman juga mengingatkan agar wartawan tidak hanya mengejar kecepatan dalam pemberitaan, tetapi tetap mengedepankan verifikasi informasi dan keberimbangan, terutama ketika menyangkut pernyataan maupun isu yang berkaitan dengan para calon kepala desa.
“Pemberitaan harus memberikan ruang yang adil kepada semua pihak. Kalau ada informasi atau tudingan terhadap salah satu calon, harus dilakukan konfirmasi agar berita tidak menjadi alat untuk menyerang atau menguntungkan pihak tertentu,” katanya.
Ia berharap media dan wartawan yang melakukan peliputan Pilkades dapat ikut menciptakan suasana demokrasi yang sehat di tengah masyarakat. Pemberitaan yang edukatif dan berimbang dinilai penting untuk mencegah munculnya konflik akibat informasi yang tidak terverifikasi.
“Pers harus ikut menjaga kondusivitas. Perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan perpecahan di masyarakat,” tuturnya.
Dengan semakin dekatnya tahapan Pilkades serentak, Daman meminta seluruh anggota APPI Karawang tetap menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi kepada publik sekaligus kontrol sosial, tanpa kehilangan independensi dan integritas jurnalistik.
(Redaksi)

















Komentar