PEKAT (02/10/2026) Kehadiran prajurit Brigif TP 31/PS terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Di tengah kondisi kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Pekat dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah warga di beberapa desa mulai mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sumur warga mulai mengering, debit air menurun, dan warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi tersebut, prajurit Denma Brigif TP 31/PS tergerak untuk turun langsung membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat. Melalui kegiatan rutin Jumat Bersih, prajurit menyalurkan air bersih menggunakan kendaraan tangki ke sejumlah wilayah yang dinilai paling membutuhkan.
Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap dan menyasar pemukiman warga, masjid, pondok pesantren, serta musala yang ada di wilayah Kecamatan Pekat. Warga tampak antusias menyambut kedatangan prajurit yang membawa bantuan air bersih. Dengan menggunakan ember dan jerigen, warga secara bergotong royong menampung air yang disalurkan oleh prajurit.
Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kepedulian prajurit terhadap kondisi lingkungan di sekitar markas. Ketersediaan air di sejumlah titik turut dipersiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau yang rawan terjadi di wilayah Tambora dan sekitarnya.
Kegiatan sosial ini mendapat apresiasi dan sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Pekat.
Kepala Desa Tambora, Johansah, mewakili tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pihak pondok pesantren menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Brigif TP 31/PS atas kepedulian dan bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak-Bapak Brigif TP 31/PS yang telah membantu masyarakat kami dengan memberikan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama di tengah kemarau yang berkepanjangan. Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya bantuan ini,” ujar Johansah.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kedekatan prajurit TNI dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Pekat. Kehadiran prajurit di tengah kesulitan warga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kegiatan Jumat Bersih tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi dan kepedulian antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat hubungan silaturahmi dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Jurnalis: BENNY TAMBORA
















Komentar