Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Kuningan Bagikan Masker

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 05:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Spread the love

KUNINGAN – Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi terbawa angin hingga wilayah Jawa Barat, Polres Kuningan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat di beberapa tempat yaitu Taman Cirendang, Perempatan Cijoho, Perempatan Citamba dan Taman Kota Kuningan, Minggu(6/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polres Kuningan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Anggota Satreskrim dan Satlantas Polres Kuningan membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang beraktivitas di sejumlah titik. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara di lingkungan masing-masing.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis mengatakan, pembagian masker merupakan langkah preventif untuk membantu masyarakat melindungi saluran pernapasan dari kemungkinan paparan abu vulkanik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Pembagian masker ini merupakan langkah antisipasi agar masyarakat dapat melindungi diri, terutama saluran pernapasan, apabila terjadi paparan abu vulkanik,” ujar AKP Abdul Azis.

Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara mulai berdebu. Warga juga disarankan menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi masuknya partikel abu ke dalam ruangan.

“Gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas cukup tinggi di luar ruangan. Sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar apabila kondisi udara kurang baik,” katanya.

Imbauan kesehatan juga diberikan kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, tenggorokan terasa perih, atau keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar abu vulkanik agar segera beristirahat dan mendapatkan pemeriksaan medis apabila keluhan berlanjut atau semakin berat.

Masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, juga diimbau lebih berhati-hati dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara menurun.

Warga juga dianjurkan menjaga kebersihan diri setelah beraktivitas di luar rumah, termasuk mencuci tangan dan wajah serta mengganti pakaian yang terkena debu. Jika mata terpapar abu, masyarakat dianjurkan tidak menggosok mata dan membilasnya dengan air bersih.

“Untuk masyarakat yang merasakan keluhan kesehatan, jangan dipaksakan beraktivitas. Segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan lainnya yang cukup berat,” ujar AKP Abdul Azis.

Polres Kuningan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait perkembangan erupsi dan dampaknya. Warga diminta memperoleh informasi dari sumber resmi pemerintah dan instansi terkait.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. Tetap tenang, gunakan masker, kurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara kurang baik, serta ikuti informasi dan imbauan dari instansi resmi,” pungkas AKP Abdul Azis.

(Ahmad)

Penulis : Ahmad

Follow WhatsApp Channel kompasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Aroma Mafia LPG Subsidi Tercium di Grogol Sukoharjo, Nama DN dan RMT Ikut Mencuat !!*
KEPALA DISNAKERTRANS KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN
DIDUGA ALAMI PENYEMPITAN, ALIRAN SUNGAI BONO TAPUNG DIKEPUNG PERKEBUNAN SAWIT, PEMERINTAH DIMINTA BONGKAR LEGALITAS DAN BATAS SEMPADAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN
KEPALA DISPERKIMTAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98
*Diduga Jual Miras Ilegal, Ester Nyatakan Tegas: “Sudah Atensi ke Polres dan Kodim Salatiga”*
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Rohul Tampilkan Drama Kolosal dan Apresiasi Prestasi Pelajar
Semarakkan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Yayasan Jaya Artasena Keluarga Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah Gratis
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 04:04 WIB

*Aroma Mafia LPG Subsidi Tercium di Grogol Sukoharjo, Nama DN dan RMT Ikut Mencuat !!*

Minggu, 1 November 2026 - 11:24 WIB

KEPALA DISNAKERTRANS KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12 WIB

DIDUGA ALAMI PENYEMPITAN, ALIRAN SUNGAI BONO TAPUNG DIKEPUNG PERKEBUNAN SAWIT, PEMERINTAH DIMINTA BONGKAR LEGALITAS DAN BATAS SEMPADAN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:10 WIB

KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98 TAHUN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:57 WIB

KEPALA DISPERKIMTAN KABUPATEN KUNINGAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE 98

Berita Terbaru