Buru TBC di Tambusai, 100 Warga Jalani Screening, 4 Orang Terjaring

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 05:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

oppo_0

oppo_0

Rokan Hulu — Upaya memburu dan memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Rokan Hulu terus diperluas. Kali ini, deteksi aktif menyasar masyarakat di kawasan PT Hutahaean (HTH), Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Sabtu (5/9/2026).

Dalam kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersebut, sebanyak 100 peserta menjalani pemeriksaan. Hasil screening awal menemukan empat orang yang terjaring dan membutuhkan tindak lanjut pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan melalui beberapa metode, mulai dari pengambilan dahak/sputum, rontgen, hingga Tes Cepat Molekuler (TCM). Metode tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang terindikasi dapat segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan sesuai prosedur kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu dr. Hj. Yeni Dwi Putri Anton. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr. Bambang Triono, MM. diwakili Kabid dr. Siti Zubaidah.

Turut hadir Camat Tambusai Muammer Ghadafi, S.Sos., Kepala Puskesmas Tambusai Ns. Tentri Rafida Hanim, S.Kep., M.M., serta Kepala Desa Batang Kumu Normal Harahap.

Kabid Dinas Kesehatan Rohul dr. Siti Zubaidah menegaskan, kegiatan tracing bukan sekadar pemeriksaan, tetapi merupakan langkah untuk menemukan kasus sedini mungkin agar masyarakat yang membutuhkan penanganan dapat segera memperoleh pengobatan.

“Target tracing ini agar cepat dapat diobati serta melakukan pencegahan terhadap kemungkinan penularan kepada yang lain,” ujar dr. Siti Zubaidah.

Menurutnya, penemuan kasus secara aktif menjadi bagian penting dalam pengendalian TBC. Semakin cepat masyarakat yang terindikasi ditemukan dan mendapatkan pemeriksaan lanjutan, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan.

Dari 100 peserta, empat orang terjaring dalam screening. Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa deteksi aktif di lapangan masih sangat diperlukan untuk menemukan potensi kasus yang mungkin belum teridentifikasi.

Namun demikian, empat orang tersebut tidak serta-merta dapat disebut positif TBC, karena hasil screening perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penegakan diagnosis sesuai prosedur medis.

Dari pihak perusahaan, Humas PT HTH Endri menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Pihak perusahaan mendukung kegiatan kesehatan yang dilakukan bersama pemerintah dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat di sekitar kawasan perusahaan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada proses screening. Setiap warga yang terjaring harus mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan, pengobatan apabila terkonfirmasi, serta pemantauan guna mencegah potensi penularan lebih luas.

Langkah tersebut menegaskan bahwa perang terhadap TBC tidak cukup dilakukan di balik meja atau hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Petugas harus turun langsung mencari potensi kasus di tengah masyarakat—karena semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula mata rantai penularan dapat diputus.*(NUR)

Follow WhatsApp Channel kompasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkringan Ramai, Keributan Berulang: Ada Apa dengan Pengawasan di Jalan Tuparev?
Ketua FWJI Indramayu Mutadi Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan ke Polres Indramayu
*”SILATURAHMI KAPOLRES INDRAMAYU DENGAN KELUARGA BESAR PERSATUAN PURNAWIRAWAN ( PP POLRI ) CABANG KAB. INDRAMAYU”*
Masyarakat Selayar Menanti Optimalisasi dan Kepastian Operasional Fasilitas Kopdes Merah Putih
*Umat Merindukan Ulama yang Suaranya Tidak Bisa Dibeli*
“Perkuat Sinergi Pers dan Lapas, DPD APPI Karawang Apresiasi Keterbukaan Kalapas”
Keluarga Besar DPD APPI Karawang Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Istri Wakil Bupati Karawang Hj. Dewi Yulisiyani
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:59 WIB

Angkringan Ramai, Keributan Berulang: Ada Apa dengan Pengawasan di Jalan Tuparev?

Senin, 21 September 2026 - 11:03 WIB

Ketua FWJI Indramayu Mutadi Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan ke Polres Indramayu

Sabtu, 19 September 2026 - 23:49 WIB

*”SILATURAHMI KAPOLRES INDRAMAYU DENGAN KELUARGA BESAR PERSATUAN PURNAWIRAWAN ( PP POLRI ) CABANG KAB. INDRAMAYU”*

Sabtu, 19 September 2026 - 07:11 WIB

Masyarakat Selayar Menanti Optimalisasi dan Kepastian Operasional Fasilitas Kopdes Merah Putih

Jumat, 18 September 2026 - 08:20 WIB

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 24 Sep 2026 - 05:23 WIB

Daerah

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:25 WIB