Rampung Dibangun, Jembatan Perintis Garuda Diharapkan Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Warga

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

 

MINAHASA UTARA | Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (2/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi serta manfaat jembatan yang telah selesai dibangun dan kini dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka didampingi Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama jajaran Forkopimda, para asisten, serta Dan/Kabalakdam XIII/Merdeka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangdam bersama rombongan melihat langsung kondisi fisik Jembatan Perintis Garuda sekaligus meninjau akses yang kini dapat digunakan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan memberikan kemudahan mobilitas warga, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan konektivitas antarwilayah di sekitar Desa Kokoleh Satu.

Selain aspek aksesibilitas, keberadaan jembatan juga dinilai memiliki potensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kemudahan transportasi dan mobilitas diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan, termasuk aktivitas perdagangan, pendidikan, maupun kebutuhan sosial lainnya.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Mirza Agus juga berdialog langsung dengan masyarakat. Dialog berlangsung dalam suasana akrab dengan Pangdam mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi warga terkait keberadaan jembatan serta kebutuhan masyarakat setelah akses tersebut dapat digunakan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Kodam XIII/Merdeka bersama pemerintah daerah terhadap warga di wilayah tersebut, sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian dan kerja sama TNI bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya menjadi sarana penghubung antara satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi yang lebih penting adalah menjadi penghubung harapan dan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas serta kesejahteraannya. Kami berharap jembatan ini dapat dijaga, dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama,” ujar Mirza Agus.

Peninjauan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah dan jajaran terkait diharapkan terus memperhatikan pemeliharaan serta keberlanjutan akses tersebut agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Kokoleh Satu dan wilayah sekitarnya diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah dan mendukung peningkatan konektivitas wilayah. Kegiatan peninjauan Pangdam XIII/Merdeka bersama pemerintah daerah sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi dan gotong royong dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel kompasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pilih Tamping, Sidang TPP Lapas Pasir Pangarayan Bahas Hak Integrasi WBP
Pendapatan Rohul Naik Rp64,7 Miliar, Belanja Modal Justru Dipangkas Rp121,68 Miliar
Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Rehabilitasi SDN Kalibuaya 1 Telagasari Karawang Tuai Sorotan
Tetap Semangat Raih Cita-Cita, Kisah Sandi dan Sefti dari Karawang yang Ditinggal Ibunda
Masyarakat Selayar Menanti Optimalisasi dan Kepastian Operasional Fasilitas Kopdes Merah Putih
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:23 WIB

Rabu, 23 September 2026 - 22:25 WIB

Rabu, 23 September 2026 - 06:43 WIB

Rabu, 23 September 2026 - 04:30 WIB

Pendapatan Rohul Naik Rp64,7 Miliar, Belanja Modal Justru Dipangkas Rp121,68 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 09:46 WIB

Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Rehabilitasi SDN Kalibuaya 1 Telagasari Karawang Tuai Sorotan

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 24 Sep 2026 - 05:23 WIB

Daerah

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:25 WIB