PEKAT KOMPAS MERDEKA COM
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekat, Dompu – Pemberitaan di media sosial tentang pembangunan Revit SMP 05 SATAP Dusun Pancasila Desa Tambora Kec Pekat Kab Dompu yang memiliki catatan dari lembaga LSM BAPEKA Provinsi NTB, kini sudah di klarifikasih secara tuntas dengan pihak sekolah UMAR S,Pd sebagai penanggung jawab utama di lapangan.
Kepala sekolah UMAR, http://S.Pd dengan bahasa yang lugas dan penuh tanggung jawab menegaskan bahwa temuan tersebut sama sekali bukan berarti kesalahan fatal dalam konstruksi bangunan. Ini bukan soal pondasi yang miring, bukan soal bangunan yang retak, bukan soal atap yang bocor parah. Melainkan hanya sedikit kesalahan tehnis yang sangat wajar, yang lumrah terjadi dalam setiap proses pekerjaan fisik di lapangan.
Adapun kesalahan tehnis yang dimaksud tersebut dapat dimaknai lebih jelas, yakni kaitan dengan pemasangan jalur pipa air bersih di area toilet yang sambungannya dinilai kurang presisi. Kemudian kaitan dengan proses pengecetan dinding luar dan dalam yang terlihat ada belang-belang karena proses pengeringan cat pertama belum sempurna sudah ditimpa cat kedua. Serta kosen pintu kayu yang setelannya terasa agak seret saat dibuka tutup oleh siswa, dan lantai tehel di bagian luar kalau jalan berbunyi.
Alhamdulillah semua poin yang menjadi catatan tersebut itu sudah di benahi secara total. Jalur pipa tersebut sudah di coor pake semen dengan rapi dan kuat sehingga sudah tertutup aman. Pengecetan sudah diulang total dua lapis sehingga kini terlihat mulus, bersih dan enak dipandang mata. Lantai tehel di bagian luar yang kalau jalan berbunyi itu sudah di bongkar dan di perbaiki dengan adukan yang baru sehingga kini sudah padat dan tidak berbunyi lagi. Kosen pintu juga sudah di stel ulang oleh tukang sehingga kini sudah lancar, normal dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Berhubung saat lembaga LSM BAPEKA tersebut datang mengunjungi sekolah untuk melakukan kontrol sosial yang mulia itu, kepala sekolah tidak ada di tempat karena ada tugas penting di luar daerah kaitan dengan kedinasan selama dua hari penuh. Beliau harus mengikuti agenda rapat koordinasi penting di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu yang tidak bisa diwakilkan oleh siapa pun.
Maka dengan kondisi ketidakhadiran kepala sekolah di tempat itu, klarifikasi di lapangan tidak bisa dilakukan secara maksimal saat itu juga. Informasi yang didapat di lapangan menjadi tidak utuh, menjadi sepihak dan tidak berimbang karena tidak ada pendamping penjelasan teknis langsung dari pihak sekolah yang paling memahami kondisi bangunan tersebut.
Maka dari itu pihak sekolah secara resmi dan dengan sikap kesatria membantah isu ini kaitan dengan berita yang beredar di media sosial yang terkesan menyudutkan, terkesan memojokkan dan seolah-olah menyebut pembangunan revitalisasi ini gagal total. Kami tegaskan sekali lagi, pembangunan ini tidak gagal, hanya butuh sentuhan finishing minor yang kini sudah selesai.
Maka kaitan dengan pengawasan, media kompas merdeka com ikut serta mengawasi, mengontrol dan memantau secara langsung di lapangan agar pembangunan revitalisasi di SMP 05 SATAP Pancasila ini berjalan sesuai dengan ketentuan, sesuai dengan mutu dan bisa dimaknai manfaatnya oleh masyarakat luas.
*JURNALIS BENNY TAMBORA*

















Komentar