Bawa Parang dan Lontarkan Ancaman Kekerasan, Pria di Luwu Resahkan Karyawan PT MDA

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi
Spread the love

Kompasmerdeka | LUWU – Luwu 10/10/2026 Seorang pria mengeluarkan ancaman terhadap karyawan PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu. Pria berambut panjang tersebut terlihat mondar-mandir dengan sebilah parang terselip di pinggangnya.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman kejadian yang beredar, pria berbaju kaos abu-abu itu terdengar melontarkan ancaman terhadap karyawan MDA yang melintas di wilayah tersebut.

 

“Kalau saya dapat orang MDA lewat, saya potong!” teriak pria tersebut.

 

Ia kemudian kembali melontarkan ancaman menggunakan bahasa daerah.

 

“Asal deng i lendu, ku gerek to tau MDA,” yang berarti, “Asal dia lewat, saya potong lehernya itu orang MDA.”

 

“Pokoknya, yake lendu i to oto sule, deng tau inde, ku gerek i,” lanjutnya. Kalimat tersebut bermakna, “Pokoknya, kalau ada mobil lewat dan ada orangnya, saya potong lehernya.”

 

Ancaman tersebut secara terang-terangan ditujukan kepada karyawan perusahaan yang melintas di kawasan Rante Balla.

 

Tak hanya karyawan MDA, pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang melintas di lokasi tersebut juga turut menjadi sasaran penolakan.

 

Sejumlah warga yang mengaku sebagai masyarakat adat Rante Balla disebut tidak mengizinkan pejabat DLH melintas di kawasan itu.

 

Ancaman tersebut diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Aparat diminta segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk menindaklanjuti ancaman kekerasan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan masyarakat dan para pekerja di wilayah tersebut.

 

Pasalnya, ancaman terhadap karyawan PT Masmindo Dwi Area bukan sekadar persoalan internal perusahaan. Ribuan masyarakat Luwu yang bekerja di MDA turut berpotensi terdampak apabila situasi keamanan di sekitar wilayah operasional perusahaan terus memanas.

 

Keselamatan para pekerja yang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga harus menjadi perhatian bersama. Setiap orang berhak bekerja dan melintas dengan aman tanpa dibayangi ancaman kekerasan.

 

Oleh karena itu, aparat penegak hukum diharapkan hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif, mencegah terjadinya tindakan kekerasan, serta menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran hukum secara profesional dan proporsional.

Follow WhatsApp Channel kompasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres
Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26%, Tanah Produktif untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
Merasa Dirugikan Usai Dipecat, 14 Karyawan Angkut Peralatan Dapur SPPG
Tuntut Kemitraan Bisnis, Jalan Umum Rante Balla Kembali Ditutup
Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi
ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:39 WIB

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Jumat, 6 November 2026 - 07:35 WIB

Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria

Kamis, 5 November 2026 - 06:30 WIB

Merasa Dirugikan Usai Dipecat, 14 Karyawan Angkut Peralatan Dapur SPPG

Selasa, 3 November 2026 - 07:38 WIB

Tuntut Kemitraan Bisnis, Jalan Umum Rante Balla Kembali Ditutup

Selasa, 3 November 2026 - 04:42 WIB

Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum

Berita Terbaru